Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, terdiri dari berbagai suku, agama, warna kulit, sosial dan budaya. Kemajemukan masyarakat Indonesia itu kemudian disatukan dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika” biar berbeda-beda tetap satu jua. Indonesia sebagai Negara kesatuan, memiliki wacana menyatukan berbagai macam perbedaan tersebut dengan tujuan mewujudkan Negara yang aman dan tenteram.
Berbagai upaya tentunya dilakukan untuk mencapai dan melaksanakan wacana tersebut. Belajar dari peristiwa penyusunan Dasar Negara yang menghasilkan keputusan lima sila yang disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Diantara sila-sila tersebut, yang sempat menuai konflik adalah sila pertama yakni “Ketuhanan Yang Maha Esa, Dengan Kewajiban Melaksanakan Syari’at Islam Bagi Pemeluk-Pemeluknya”. Sila pertama ini menuai kontroversi yang berbuntut pada tuntutan menghapus tujuh kata terakhir dalam sila tersebut. Presiden Soekarno demi menjaga kestabilan Negara yang baru merdeka menuruti permintaan tersebut, dan konflik dasar Negara pun dapat terselesaikan.
Seiring dengan perjalanan pasca kemerdekaan, Indonesia tetap mendapat goncangan, dan hal ini dirasakan oleh umat islam. Dimulai dari ideology Nasakom, sampai kepada larangan menunjukkan status beragama islam secara terang-terangan di panggung publik dan parlemen. Hal inilah yang terus diperjuangkan oleh para ulama hingga hasilnya dapat dinikmati hari ini, umat islam dapat bernafas bebas dan mendapatkan posisi penting dalam Negara. tak berhenti disitu, umat islam di Indonesia tetap mendapatkan tantangan yang tiada hentinya.
Belakangan muncul kembali para cendikiawan muslim produk Barat yang mencoba menyudutkan umat islam dengan isu “Intoleran” terhadap agama lain. penggulingan isu-isu tersebut terus berjalan. Membangun opini masyarakat akan “Kebenaran bahwa Islam adalah agama Intoleran”. Namun, benarkah islam merupakan agama Intoleran ? atau opini-opini ini hanya tudingan semata untuk mengancurkan umat islam khususnya di Indonesia. Dan ada apa dengan tudingan Terorisme ? kenapa teroris yang dipublikasi diberbagai media baik Nasional maupun Internasional adalah orang-orang beragama islam dengan cirri khas Bersorban dan berpakaian islami yang kemudian digelar dengan sebutan “Fundamentalis”? opini dan misi apa yang ada dibalik semua ini ?
Nampaknya umat islam sudah selayaknya berfikir secara mendalam, perang apa yang sedang dilancarkan kepada umat islam hari ini. Sudah saatnya umat islam menyadari bahaya yang sedang menyerang, konspirasi dahsyat yang siap mengancurkan umat islam sampai ke akar-akarnya. Bersambung

Komentar
Posting Komentar