Langsung ke konten utama

RESENSI : Ilmu Pendidikan Islam (Buku Kanan)


Judul Buku      : Ilmu Pendidikan Islam
Penulis             : Dr.Zakiyah Drajat, dkk 
Penerbit           : Bumi Aksara
Tahun Terbit    : 2012
Jlh.Halaman     : xviii+152 Halaman 

Pendidikan Islam Berbasis Keilmuan

Pembahasan tentang ilmu pendidikan tidak mungkin terlepas dari objek yang menjadi sasarannya, yaitu manusia. Dan karena yang menjadi topik pembahasan sekarang adalah ilmu pendidikan islam, maka secara filosofis harus mengikutsertakan objek utamanya yaitu manusia dalam pandangan islam. Manusia merupakan ciptaan Allah dan pelaksana ajaran, sehingga ditempatkan dalam posisi yang mulia (Qs.Isra’ 70). Setiap orang menyadari bahwa ia mempunyai akal dan perasaan akal pusatnya di otak, digunakan untuk berfikir. Perasaan pusatnya dihati dandigunakan untuk merasakan yang akhirnya akan melahirkan kata hati. Dengan adanya kemampuan berfikir yang dipadukan dengan kata hati serta dididik oleh agama maka seseorang otomatis akan memiliki kejiwaan yang siap untuk dididik dengan baik. 

Pendidikan akan berlangsung seumur hidup, maka tujuan akhirnya terdapat pada waktu hidup di dunia ini telah berakhir pula. Tujuan akhirnya yakni terbentuknya insane kamil dengan pola yang bertakwa. Hal inilah ayng kemudian dapat mengalami perubahan naik dan turun sehingga pendidikan harus tetap berjalan sampai kapanpun dan dimanapun. Seiring dengan kemajuan pendidikan, maka struktur pendidikan agaknya perlu dibuat dan ditingkatkan, sehingga memiliki daya saing dan kemajuan yang pesat. Bidang studi agama islam adalah istilah kurikulum 1975 (disekolah umum) dan 1976 (disekolah kejuruan). Artinya pemdidikan islam telah berhasil masuk dalam institusi pendidikan umum sehingga kiprahnya semakin luas dan semakin kuat. Hal ini tentunya tidak lepas dari upaya keras para pendidik dan peserta didik yang terus berkembang menanamkan pentingnya pendidikan islam di era global untuk menyaring terjadinya kerusakan moral dan mental anak-anak bangsa.

Secara umum buku ini sangat bagus dan memiliki ide-ide yang lugas dan baik. Penyajian materi dan metode penulisan juga merupakan suatu bentuk kecerdasan dalam dunia pendidikan sehingga informasi mudah dicerna dan dipraktekkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ujian dan Evaluasi Diri

S etiap dari kita pasti pernah merasakan ujian dalam hidup. Baik dalam bentuk kesulitan ekonomi, masalah kesehatan, hingga konflik dalam hubungan sosial. Ujian ini adalah sebuah kemestian yang tidak bisa dihindari oleh siapa pun. Allah SWT telah menegaskan dalam Al-Qur'an, "Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, 'Kami telah beriman,' dan mereka tidak diuji?" (QS. Al-Ankabut: 2). Ayat ini mengingatkan kita bahwa ujian adalah bagian dari proses untuk meningkatkan kualitas diri, membentuk karakter, dan menguatkan iman kita kepada Allah SWT. Ujian Sebagai Sarana Meningkatkan Kualitas Diri Ujian yang kita hadapi, apapun bentuknya, adalah bagian dari perjalanan hidup yang dirancang untuk meningkatkan kualitas diri kita. Sebagaimana besi yang dipanaskan untuk menjadi lebih kuat, manusia pun diuji agar menjadi lebih baik. Tanpa ujian, kita mungkin tidak akan tahu sejauh mana keteguhan iman kita, seberapa besar kesabaran kita, atau seb...

Memahami Sebuah Ketiadaan

"Allah Mendidikmu dengan Ketiadaan, Agar Engkau Menyadari Betapa Berharganya Sebuah Pemberian " Dalam kehidupan ini, setiap insan pasti pernah merasakan kekurangan, ketiadaan, atau bahkan kehilangan sesuatu yang sangat berharga. Di saat-saat seperti ini, kita sering kali bertanya-tanya, mengapa Allah membiarkan kita merasakan kesulitan ini? Apakah ini sebuah ujian, hukuman, atau mungkin pelajaran yang tersembunyi?  Rezeki Allah dan Hakikat Ketiadaan Salah satu hal yang perlu kita pahami adalah bahwa rezeki tidak hanya berbentuk materi. Kesehatan, waktu, ilmu, ketenangan hati, dan bahkan kesempatan untuk bertaubat adalah rezeki yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Ketika Allah menahan sebagian dari rezeki tersebut, baik itu dalam bentuk harta, kesehatan, atau lainnya, hal itu bukan berarti Allah tidak menyayangi kita. Sebaliknya, bisa jadi Allah sedang mengajarkan kita untuk lebih menghargai apa yang kita miliki dan merasakan betapa berharganya sebuah pemberian. Dalam ketiadaa...

KERANCUAN STUDI ALQUR’AN ALA BARAT

Menyingkap kekacauan berfikir Kaum Liberal Tidak ada kitab suci yang sedemikian besar pengaruhnya terhadap masyarakat dan begitu penting perannya dalam sejarah peradaban manusia selain Al-Qur’an. Dari abad ke abad, kitab suci ini telah menjadi sumber inspirasi para penuntut ilmu, pemburu hikmah dan pencari hidayah. Para pujangga bertekuk lutut dihadapannya, para Ulama tak habis-habis membahasnya. Al-Qur’an-lah satu-satunya kitab suci yang menyatakan bahwa dirinya bersih dari keraguan (la rayba fihi), dijamin keseluruhan isinya (wa inna lahu lahafizun), dan tidak akan mungkin dibuat tandingannya (Laa ya’tuuna Bimitslihi). Ia ibarat kompas pedoman arah dan petunjuk jalan, laksana lentera penerang jalan. Barangkali keistimewaan inilah yang membuat para Orientalis (Orang yang mengkaji Islam dengan Ideologi Barat), Non-Muslim, Yahudi,Liberal dan Kristen menjadi iri dan dengki sehingga berupaya merusak nilai-nilai al-Qur’an.  Soal : Bagaimana Kedudukan Al-Qur’an dimata kau...